Minggu, 17 Juli 2011

Gadis Lumpuh Tulis Novel dengan Bibir


Dengan bibir, ia menulis sejumlah kisah di dunia maya. Menarik lebih 340 ribu pengakses.

Banyak jalan menuju Roma. Mungkin itu yang membuat Wang Qianjin tak mengubur mimpinya menjadi penulis novel. Meski tangannya lumpuh, ia masih bisa mengandalkan gerak bibir untuk menulis kisahnya huruf demi huruf ke layar komputer. 

Gadis 18 tahun asal Zhenjiang, Provinsi Jiangsu, China bagian timur, itu menderita lumpuh otak atau cerebral palsy. 

Selain sulit menggerakkan tangan, penyakit itu juga membuat Wang kesulitan berkomunikasi. Ia hanya mengandalkan komputer untuk berhubungan dengan dunia luar. 

Meski tak pernah mengenyam pendidikan formal di sekolah, ia sangat fasih berkomunikasi dalam bahasa China, walau lewat ketikan di layar komputer. Ia juga memahami bahasa Jepang dan Korea. 

"Saya banyak menonton drama TV yang ada tulisan terjemahannya di layar. Saya mempelajari itu sekaligus pengucapannya. Saya selalu ingat semua setelah menontonnya sekali," katanya seperti dikutip dari laman orange.co.uk.

Hanya bisa berkomunikasi melalui komputer, Wang sangat menikmati dunia maya. Ia menulis banyak kisah dengan nama samaran 'The Exiles Fairy'. Karya terbarunya, kisah cinta sepanjang 200 ribu karakter yang menggambarkan perjalanan seorang gadis dari keluarga kaya yang jatuh cinta dengan seorang gangster.

Ia mengunggah kisahnya bab demi bab. Mendatangkan lebih 340 ribu pengakses. "Banyak pembaca meninggalkan pesan untuk saya, meminta saya untuk meng-update lebih cepat, tapi saya hanya bisa menulis secepat saya bisa," katanya.  

Kini, ia berjuang keras menyelesaikan novelnya sesuai kontrak dengan seorang penerbit online yang menggandengnya. "Saya menulis mulai jam 9 pagi hingga 1 malam. Selain makan dan tidur, saya menghabiskan seluruh waktu saya di depan komputer."

Ayahnya, Wang Yunqi, baru menyadari bakat dan kehebatan putrinya setelah seorang penerbit online menawarkan kontrak kerja sama untuk sebuah novel. "Dia hanya tinggal di rumah dan tidak pernah sekolah. Sulit untuk percaya bahwa dia dapat menulis, bahkan menulis novel," kata sang ayah. 
Celebral palsy merupakan penyakit yang ditandai dengan terganggunya fungsi otak dan jaringan saraf yang mengendalikan gerakan, laju belajar, pendengaran, penglihatan, dan kemampuan berpikir.

Penyebabnya belum dapat dipastikan. Namun, banyak yang beranggapan terjadi akibat kelahiran prematur sehingga bagian otak belum berkembang sempurna, bayi lahir tidak langsung menangis sehingga otak kekurangan oksigen, atau adanya cacat tulang belakang dan pendarahan di otak.

Terlepas tingkat keparahan penyakit itu, sosok Wang telah menginspirasi banyak orang untuk tak menyerah dengan keadaan.

6 Selebriti Botak Gara-gara Ingin Cantik

Teknik menyambung rambut atau hair extention menjadi primadona di tengah komunitas pemuja penampilan yang ingin memiliki rambut panjang secara instan. Mereka rela membayar mahal demi kecantikan sekejap, tanpa sadar malapetaka di kemudian hari.

Bahan kimia yang digunakan untuk menyambung rambut sangat berpotensi merusak kesehatan kulit kepala. Bahkan, tak jarang memicu kebotakan seperti menimpa sejumlah selebriti dunia: Katie Price, Naomi Campbell, Liz Hurley, Britney Spears, dan Nicole Richie.

Bahan kimia tersebut menyebabkan ketegangan pada folikel di kulit kepala, menimbulkan peradangan, dan menyebabkan kerontokan rambut ekstrim. Kerontokan semakin parah karena bahan kimia juga membuat rambut  kering sehingga mudah rapuh. Kondisi yang terjadi dikenal dengan sebutan traksi alopecia.

Awal bulan ini, Katie Price bahkan menuntut seorang penata rambut Hollywood lantaran sambungan rambutnya seharga £11 ribu atau lebih Rp150 juta bermasalah. Gara-gara kekacauan itu, bintang televisi itu harus mengeluarkan biaya £45 ribu atau lebih Rp600 juta untuk memperbaiki mahkotanya.

Jennifer Aniston juga mengalami masalah serupa. Ia sangat menyesal melakukan teknis penyambungan rambut. "Anda tidak akan pernah tahu ada 400 jenis zat kimia merusak di kepala yang akan merusak rambut. Tidak ada yang bisa merusak rambut secepat penyambungan rambut," katanya.
Melihat efek buruk yang kian tak terkendali, sejumlah pakar rambut profesional sudah mulai menyerukan larangan penggunaan teknik pemanjangan rambut instan yang bisa merusak 'mahkota' wanita. Seruan ini penting mengingat permintaan konsumen yang terus meningkat.

Pakar rambut dan kulit kepala dari The Institute of Trichologists, Steve O'Brien, mengatakan, dua tahun lalu salonnya menerima permintaan pemanjangan rambut sekitar 30 konsumen per bulan, tetapi kini lebih dari 50 pelanggan per bulan. Dan, terus meningkat setiap bulannya.

10 Penyakit Teraneh di Dunia

Di lain sisi, penyakit langka membuat orang terpesona sekaligus takut bila berdekatan dengan pengidapnya. Di dunia medis pun, ada beberapa penyakit langka yang masih menjadi teka-teki, baik penyebab maupun penawarnya.

Ada beberapa penyakit langka di dunia, berikut 10 diantaranya.

1. Progeria

Progeria disebabkan cacat kode genetik, yang membuat seorang anak tampak seperti orang lanjut usia. Rata-rata, anak yang lahir dengan penyakit ini akan meninggal pada usia 13 tahun. Tubuh anak pengidap progeria akan mengalami penuaan dengan cepat termasuk kebotakan dini, penyakit jantung, penipisan tulang dan radang sendi.
Penyakit yang langka sering dikaitkan dengan legenda dan lekat dengan kepercayaan seperti adanya kutukan. 
Penyakit ini sangat langka, pengidapnya hanya 48 orang di seluruh dunia yang masih  hidup.
2. Kaki gajah
kaki gajahFilariasis juga dikenal sebagai kaki gajah, tergambar dari membengkaknya anggota tubuh  seperti lengan dan kaki. Penyakit ini disebabkan oleh cacing parasit, Wuchereria bancrofti, Brugia malayi, dan B. timori,  yang ditularkan nyamuk.

Filariasis saat ini mempengaruhi 120 juta orang di seluruh dunia, 40 juta pengidapnya mengalami penyakit serius.
3. Manusia serigalamanusia serigalaSindroma manusia serigala atau Wereworlf syndromeditandai dengan tumbuhnya bulu di sekujur tubuh termasuk wajah. Penderitanya akan mirip manusia singa tanpa cakar dan gigi taring.

4. Penyakit kulit biru

kulit biruSebuah keluarga besar yang dikenal sebagai "orang biru" hidup hingga tahun 1960-an di Creek Kentucky Amerika Serikat. Mereka memiliki kulit biru. Sebagian besar mereka hidup hingga melewati usia 80, tanpa penyakit serius.Sifat itu diwariskan  dari generasi ke generasi. Kulit penderitanya bervariasi dengan kondisi kulit biru, plum, hingga berwarna ungu.

5. Pica

ilustrasi picaOrang yang didiagnosis mengidap Pica memiliki dorongan tak terpuaskan makan zat non-makanan seperti kotoran, lem, kertas, bedak dan tanah liat. Meskipun hal diyakini dengan adanya kekurangan mineral, pakar kesehatan tidak menemukan penyebab pasti dan obat untuk gangguan ini.
6.Sindroma Vampir 
Pengidap penyakit ini selalu berusaha menghindari matahari. Jika terkena sinar matahari, kulit akan melepuh dan merasakan sakit.

7. Sindroma Alice in Wonderlandsindroma aliceAlice in Wonderland Syndrome (AIWS), atau micropsia, adalah kondisi neurologis yang mempengaruhi persepsi disorientasi visual manusia. Pengidapnya merasa sebagai manusia, bagian dari manusia, hewan, dan benda-benda mati serta lebih kecil daripada kenyataan. Umumnya, objek yang dilihat akan nampak jauh atau sangat dekat pada saat yang sama.
Dalam penglihatan mereka, anjing, mungkin tampak sebesar tikus, atau mobil akan mengecil. Kondisi ini juga disebut penglihatan atau halusinasi liliput kecil.

8. Garis Blaschko

garis BlaschkoGaris Blaschko adalah sebuah fenomena yang sangat langka dan tak dapat dijelaskan secara medis. Anatomi unik manusia ini pertama kali ditemukan pada tahun 1901 oleh dokter kulit Jerman Alfred Blaschko. Garis Blaschko adalah pola tak terlihat akibat gangguan DNA manusia. Penyakit ini diwariskan dan terlihat di kulit atau mukosa dengan visual bergaris-garis berpola V atau S  di punggung, dada, dan perut.

9. Sindroma Mayat hidup

Ini adalah sindroma depresi mental dan kecenderungan bunuh diri. Pasien akan mengeluh kehilangan segalanya harta, sebagian atau seluruh tubuh, dan percaya mereka telah meninggal atau mayat berjalan.
Khayalan ini biasanya berkembang dan pasien mungkin mengatakan bahwa ia dapat mencium daging tubuhnya yg membusuk atau merasakan cacing merayap di kulitnya. Fenomena ini kerap merupakan pengalaman berulang pada orang yang kekurangan tidur dan psikosis kokain.
 
10. Jumping Frenchman Disorder

Karakteristik utamanya adalah bahwa pasien yang terkejut oleh suara atau pemandangan bukan hanya kaget tapi secara refleks akan memukul lengan mereka, menangis dan mengulangi kata-kata. Pertama kali ditemukan pada penebang Prancis-Kanada di Maine.


Doggie